Kamu Harus Jadi "Sarjana”
,;,Artikel kali
ini membahas mengenai Apakah menjadi SARJANA itu sebuah tujuan atau hanya
sebauah cara? Tanpa disadari, kita sering menjadikan kesarjanaan itu sebagai
sebuah tujuan. Sampai sekarang, masih banyak orang tua menginginkan anaknya
menjadi sarjana,kira-kira seperti ortu saya sendiri . Padahal, tujuan
sesungguhnya adalah bagaimana agar si anak dapat hidup sejahtera di masa yang
akan datang.
Ada seorang ayah
menyuruh anaknya kuliah di bidang elektronika dan informatika. Bidang ini
sebetulnya sangat jauh dari minat si anak yang lebih menyukai seni. Namun,
karena patuh pada perintah sang ayah, ia pun belajar Elektronika dan
Informatika. Untungnya, ia memang cerdas sehingga tidak menemui masalah dalam
studinya dan berhasil lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. Setelah lulus,
ia kembali menekuni minatnya di bidang seni dan kini mulai dikenal sebagai
sutradara ternama.
Hal yang sama
yang juga sering dilakukuan orang tua (sebetulnya dengan maksud baik) dengan
menentukan jodoh bagi anak mereka. Hal ini tentu saja menimbulkan konflik
antara orang tua dan anak. Padahal, orang tua seharusnya sadar bahwa tujuan
utamanya adalah agar si anak bahagia. Namun, justru pemaksaan itu menyebabkan
tujuan tersebut tidak akan pernah tercapai!...
,;,Hidup ini betul-betul sederhana, tetapi kita
senantiasa membuatnya rumit,;,
0 comments:
Post a Comment